“Sang Dewi” Berbahasa Indonesia, Batu Loncatan Motifora
GRUP musik asal Buleleng, Motifora, merilis karya terbarunya, “Sang Dewi”. Tak perlu bingung, judulnya memang sama dengan lagu pop Bali yang pernah dirilis
GRUP musik asal Buleleng, Motifora, merilis karya terbarunya, “Sang Dewi”. Tak perlu bingung, judulnya memang sama dengan lagu pop Bali yang pernah dirilis
MESKIPUN tidak sebanyak setahun silam, karya cipta lagu yang terinspriasi dari situasi pandemi masih terus bermunculan. Salah satunya, lagu pop Bali berjudul “Pejalan
APA jadinya bila setelah sekian lama berumahtangga, seorang istri masih beprilaku seperti waktu masih muda, apa-apa permintaan harus dituruti, dan selalu mengikuti perkembangan
SEJAK era rekaman lagu pop Bali di tahun 70-an hingga saat ini, entah sudah berapa kali kisah pedagang kopi cantik (dakocan) diangkat menjadi
SETELAH belasan kali merekam lagu dengan lirik berbahasa Bali, penyanyi remaja Gung Mas Pemayun akhirnya menjajal lagu berbahasa Indonesia. Bertepatan di hari ulang
FENOMENA ghosting, istilah untuk orang yang suka menghilang sesuka hati, rupanya tak hanya menarik perhatian Rosa Victoria. Darinya pula, penyanyi lagu pop Bali
PANCA, projek gagasan Ardy Bolank yang merilis lima lagu secara simultan dengan konsep kolaborasi bersama lima penyanyi berbeda akhirnya rampung. Lagu terakhir “Mati
MENJAGA keutuhan grup dan konsisten untuk berkarya bukanlah hal yang mudah. Inilah yang dialami Dramas, band beraliran rock alternatif asal Denpasar. Sejak dibentuk
MELANJUTKAN kiprahnya setelah menyatakan bangkit kembali, grup musik The Anacaraka merilis lagu terbaru berjudul “Berjalan Berlari”. Di lagu terbaru kedua ini, sekali lagi
GRUP musik Palanxosonk (baca: palang kosong) merilis satu karya baru berjudul “Manusias Terhebat”. Ini menjadi lagu ke-5 dari grup yang menyebut diri sebagai