Ketika Raya Belajar Bawakan Lagu Cinta
BELUM pernah jatuh cinta tapi kemudian membawakan lagu bertema cinta, bukan perkara mudah. Apalagi jika dituntut penjiwaan dalam menyanyikannya. Pengalaman ini dirasakan betul
BELUM pernah jatuh cinta tapi kemudian membawakan lagu bertema cinta, bukan perkara mudah. Apalagi jika dituntut penjiwaan dalam menyanyikannya. Pengalaman ini dirasakan betul
JUDUL lagu boleh saja “Sing Ngelah Empugan” yang kalau diterjemahkan bebas berarti tak punya tabungan (celengan) atau dana cadangan. Berbanding terbalik, lagu ini
BERAWAL sebagai penggemar lagu pop Bali, Eka Swastika memberanikan diri untuk mencoba menyanyi sekaligus merilis rekaman. Masa pandemi tak menyurutkan niatnya menyalurkan hobi
SETELAH beberapa kali merilis single, grup musik dari Bali, Modjorido, akhirnya mengeluarkan album perdana dengan judul namanya sendiri, “Modjorido”. Sebagai penanda rilis sekaligus
MASA pandemi yang sudah melewati satu setengah tahun, memberikan banyak waktu dan menjadi kesempatan bagi banyak musisi dan penyanyi untuk aktif berkarya. Sebut
SABAR dalam berproses dan menunggu, itulah yang dirasakan Adi Rahmat. Setelah hampir setahun berjalan, akhirnya rekaman pertamanya, satu lagu pop Bali berjudul “Apa
PENYANYI pendatang baru bisa saja terus bermunculan namun tak berarti seketika menggeser eksistensi penyanyi lama. Hal ini dibuktikan Yan Mus, salah satu penyanyi
CUKUP lama tidak merilis rekaman baru, mantan penyanyi cilik yang kini beranjak remaja, Meisya Vania unjuk karya lagi. Kali ini ia berkisah tentang
BUKAN meniru ungkapan salah satu kalimat lagu nasional, cinta Ayu Waden bukanlah cinta biasa. Ungkapan ini ia sampaikan dalam rekaman terbarunya yang dirilis
PENYANYI remaja, Nessa Pradnya, muncul lagi dengan rekaman satu lagu baru. Bertepatan dengan rahinan Purnama, 21 September lalu, ia memperkenalkan nyanyiannya, “Mantan Playboy”.