The Dissland Tuntaskan Tur 3 Kota di Jawa
THE Dissland, salah satu band punk rock Bali yang masih tetap eksis hingga saat ini, baru saja merampungkan tur tiga kota di pulau
THE Dissland, salah satu band punk rock Bali yang masih tetap eksis hingga saat ini, baru saja merampungkan tur tiga kota di pulau
SEPANJANG tahun, ada begitu banyak festival musik digelar baik di tingkat nasional maupun internasional. Yang paling sering digelar tentu saja festival untuk musik
LAMA tidak berkarya setelah rilis album “Bulan ke Badung” (2010), mungkin banyak yang menyangka grup band jenaka D’Bungsil vakum atau bahkan sudah bubar.
KETIKA awal mulai terlibat dalam dunia rekaman lagu pop Bali, Dek Ulik hanya mencoba menyalurkan bakatnya dalam dunia tarik suara. Tak terbayang akan
MUNGKIN masih banyak masyarakat awam yang menganggap konser musik klasik itu membosankan, terlalu “serius”, terlalu berat, dan berbagai stereotip lain. Namun sekali saja
GRUP penembang lagu berbahasa Bali, XXX, baru saja memperingati hari jadi ke-12. Lebih dari satu dasawarsa grup yang awalnya banyak dikenal karena memadukan
MENYUSUL makin banyaknya bermunculan penyanyi pendatang baru, yang kian dimudahkan dengan makin gampangnya proses serta peluang untuk membuat rekaman sendiri, cukup sulit menemukan
DUA penyanyi lagu pop Bali, Margi dan Dek Arya, punya proyek baru. Keduanya memutuskan untuk berkolaborasi dan langsung melempar single yang diberi judul
UNTUK kedua kalinya, grup musik folk adal Bali, Nosstress, tampil di acara tahunan Pasar Hamburg, Jerman. Tampil 26 dan 27 September lalu, trio
UNTUK kelima kalinya, lembaga pendidikan Alfa Prima menggelar Festival Kreativitas Pelajar (FKP). Tahun ini, FKP yang digelar akhir September lalu, memasuki gelaran kelima