MUSIKBALI.COM – Penyanyi pendatang baru di belantika musik pop Bali, Astra Semara, kembali dengan rekama terbarunya. Akhir pekan lalu ia single keduanya berjudul Ulian Tiwas, yang dalam bahasa Indonesia bermakna “Karena Miskin”. Lagu ini kembali mempertemukan Astra dengan pencipta lagu Wayan Kobar, yang sebelumnya juga terlibat dalam single perdana Astra bertajuk, Malaikat Hidup. Ia pun kembali bekerjasama dengan arranger Abel Dipayana serta videografer Yasa Sega.
Lewat Ulian Tiwas yang dirilis Manggis Kuning Record, Astra Semara menghadirkan kisah cinta dua insan yang tulus namun harus kandas karena perbedaan kasta dan harta. Hubungan yang sedang hangat-hangatnya itu akhirnya terputus akibat tidak mendapat restu orang tua, bahkan sang kekasih dijodohkan dengan sosok yang dianggap lebih sepadan.
“Lagu ini menggambarkan bahwa cinta sejati sebenarnya bisa mengalahkan segalanya. Bukan harta dan tahta yang menjadi pedoman dalam cinta, tetapi hati yang tulus. Kita hanya bisa menjalani, karena tidak ada yang tahu kapan datangnya cinta,” ungkap Astra mengenai makna lagu tersebut.
Penyanyi yang memiliki nama asli I Wayan Astra lahir di Banjar Suralaga, Desa Abiantuwung, Kediri, Tabanan, pada 2 Januari 1988. Ketertarikannya terhadap musik pop Bali tumbuh sejak kecil. Ia mengawali perjalanan bermusiknya dengan bernyanyi dari banjar ke banjar hingga karaoke bersama teman-temannya.
Dorongan dari rekan-rekannya membuat Astra mulai serius menekuni dunia tarik suara dan ada keinginan merekam lagu. Bermula dari sanalah Ia mengenal sosok Wayan Kobar dan tertarik dengan karya-karyanya. Rekaman pertamanya, Malaikat Hidup, diangkat dari kisah hidup pribadinya dan mendapat sambutan hangat di masyarakat. Sedikit berbeda dengan Ulian Tiwas yang ia sebut terinspirasi dari kisah nyata kehidupan yang dekat dengan realitas sosial masyarakat.
“Semoga karya ini bisa menghibur sekaligus mengajak generasi muda tetap mencintai dan melestarikan budaya Bali,” harapnya. (231)


