MUSIKBALI.COM – Bermula dari aktivitas di TikTok, Rahtwo, personel Triple X, akhirnya menemukan kembali panggungnya. Setelah cukup lama berproses akhirnya muncul keberanian melangkah lebih jauh. Dari sekadar live musik menyalurkan hobi, ia pun merilis debut rekaman solo. Satu lagu berjudul “Linglung” secara resmi diperkenalkan ke publik sejak Sabtu (28/3).
Saat berbincangan dengan awak media, Rahtwo mengaku konsistensinya tampil di TikTok membuka banyak jalan. Ia rutin melakukan live tiap hari setidaknya dua jam – bahkan pernah hingga 5 jam — dan membawakan berbagai lagu, termasuk lagu-lagu yang dulu ia mainkan di panggung-panggung Kuta bersama band. Dari Tiktok sana, ia mulai mendapat respons positif, relasi baru, hingga tawaran manggung solo.
“Awalnya memang cuma untuk fun, tapi ternyata banyak manfaatnya. Dari TikTok saya dapat job, teman, dan akhirnya muncul kepercayaan diri untuk nyanyi solo,” ujarnya.
Kepercayaan diri itulah yang kemudian mendorongnya untuk melangkah lebih serius, menghasilkan satu karya baru yang beda. Nama yang diusung, Rahtwo Rock Bali. Secara musikal, “Linglung” memang menawarkan warna yang berbeda. Lagu ciptaan Kan Kwik ini memadukan unsur ska rock, dangdut, hingga koplo dalam satu kemasan yang enerjik dan menghibur. Tema yang diangkat cinta komedi, yang menyentil realitas percintaan masa kini.

Melalui lirik yang santai dan jenaka, Rahtwo menggambarkan fenomena di mana hubungan tak lagi sekadar soal ketulusan, tetapi juga sering bersinggungan dengan materi. Situasi ini dihadirkan dengan pendekatan humor. Eksplorasi juga terlihat pada sisi vokal. Di lagu “Linglung,” Rahtwo menghadirkan tiga karakter suara berbeda—mulai dari vokal rock yang serak dan bertenaga, nuansa ringan khas ska, hingga gaya ekspresif yang memperkuat sisi komedi lagu.
Untuk mempertegas identitas barunya sebagai solois, setidaknya berbeda dengan penampilan bersama Triple X, Rahwto juga mengambil langkah berbeda dalam proses produksi. Ia memilih menggarap “Linglung” secara mandiri, tidak berada di bawah bendera Jayagiri Production yang menangani Triple X. Dari sisi aransemen, ia juga tidak melibatkan Sila —yang identik dengan warna musik Triple X— melainkan bekerja sama dengan musisi Sugix.
Meski begitu, Rahtwo menegaskan bahwa keputusannya bersolo karier bukan berarti meninggalkan Triple X. “Triple X masih jalan. Bahkan sekarang mulai naik lagi. Banyak yang kira bubar, padahal tidak,” tandasnya. (231)

