18/02/2026
Nasional

Bintang yang Mulai Menyala, It’s Stellar dan Ceritanya

It’s Stellar
Ketika dunia musik saat ini kian akrab dengan karya individual dan kehadiran solois yang cepat dikenal lewat media sosial, pilihan sekelompok remaja untuk membentuk band dan berkarya bersama menjadi sesuatu yang tidak biasa. It’s Stellar hadir membawa cerita tentang proses, kebersamaan, dan keberanian memulai langkah di tengah tantangan dunia musik yang terus berubah.

MUSIKBALI.COM – DI tengah perkembangan teknologi digital dan kuatnya peran media sosial, kreativitas berkarya di dunia musik mengalami perubahan signifikan. Kemunculan penyanyi tunggal cenderung lebih cepat dan masif, seiring kemudahan produksi, distribusi, serta promosi karya yang kini dapat dilakukan secara mandiri melalui berbagai platform digital.

Sebaliknya, keberadaan band-band baru, khususnya dari kalangan remaja, cenderung tidak sebanyak dan sesemarak beberapa tahun silam. Bisa dimaklumi, mungkin penyebabnya pembentukan band membutuhkan proses yang lebih kompleks, mulai dari kesepakatan antaranggota, konsistensi latihan, hingga komitmen kolektif dalam jangka panjang.

Berdasar hal tersebut, maka kemunculan sekelompok remaja—yang masih berstatus pelajar—yang memilih untuk membentuk band, lanjut memproduksi karya musik sendiri, ini menjadi hal yang patut dicatat. Di tengah tantangan industri musik yang kompetitif serta ketatnya persaingan untuk menarik minat pendengar, langkah ini menunjukkan keberanian sekaligus keseriusan dalam berkarya.

It;s Stellar, dari kiri ke kanan: Kika, Feilyn, Yoni, Ian, dan Prana

 

Ya, satu band dengan nama It’s Stellar secara resmi mengukuhkan eksistensi mereka dengan merilis satu lagu berjudul “Berdansa dalam Cerita”, Senin 26 Januari lalu. Sejatinya band yang personelnya diaudisi dari siswa DeBeat Music Course ini sudah mulai terbentuk dan mengisi berbagai even serta festival sejak Juli 2024. Selama itu pula, band yang didukung Yoni (vocal), Ian (gitar), Feilyn (bass), Kika (keyboard) dan Prana (drum) ini menimba banyak pengalaman bermusik. Termasuk kesempatan turut tampil di ajang bergengsi tahunan, Java Jazz 2025 di Kemayoran, Jakarta.

Baca Juga:  “First Step”, Pherona Sampai di Album Perdana

“Melihat potensi mereka, apalagi sedang semangat-semangatnya, kami tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Jadi kami dorong untuk membuat rekaman karya orisinil, apalagi sangat mendukung,” ujar Handy Kurniawan alias Iwan, produser It’s Stellar.

Maka setelah berdiskusi, berproses dengan seluruh personel, disepakati membuat lagu yang simple dan sesuai dengan keseharian mereka. Iwan menangkap ide-ide itu dan mengemasnya menjadi satu lagu berjudul “Berdansa dalam Cerita”, yang penggarapan liriknya juga dibantu Rina. Memoles band agar musiknya lebih berkarakter, sekaligus mengaransemen musik kemudian menjadi tugas Iwan, Krisna, dan Arel. Proses rekaman dilangsungkan di DSR Studio Recording dan Debeat Music Stuio. Proses mixing dan mastering ditangani nama yang sudah tak asing lain, Putu Deny Surya.

Menurut Iwan, It’s Stellar menjadi band pertama besutan label Analague Music Production. Bahkan dalam tahun ini ada rencana meluncurkan tiga band, dan It’s Stellar menjadi pilot project. Ada keinginan untuk serius dalam menghasilkan karya yang bagus dari berbagai aspek, bukan sekadar rekaman. Tak heran jika banyak nama terlibat dalam penggarapan “Bercanda dalam Cerita”, termasuk peran dan dukungan kuat para orangtua personel.

Hal ini juga diakui Ian dan kawan-kawan. Meskipun pada awalnya saat dipertemukan ia mengaku masing-masing masih terkesan asyik sendiri, namun lambat laun mulai bisa berstau dan saling mengisi. Bahkan ia pun berharap It’s Stellar bisa terus berlanjut meskipun ada kemungkinan personel yang harus melanjutkan Pendidikan ke luar daerah.

Di bagian lain Ian mengatakan, seperti kebanyakan penyanyi atau musisi saat ini dalam berkarya berharap lagu mereka bisa dikenal atau viral, begitu juga It’s Stellar. “Ya kalau soal viral, siapa sih yang nggak kepingin? Tapi tujuan utama kami rekaman bukan hanya itu, yang tak kalah penting kami bisa menunjukkan kreativitas dalam bermusik,” tukasnya.

Baca Juga:  Kolaborasi Unik dan Apik Bernama Jalan Tengah

Mengusung warna pop rock alternatif, sedikit banyak It’s Stellar terinspirasi beberapa band favorit mereka seperti Paramore dan Snarky Puppy. Soal nama, Yoni sang vokalis menuturkan, It;s Stellar dipilih sebagai simbol harapan. Sebagaimana Stellar yang bermakna bintang atau berbentuk bintang, mewakili semangat yang selalu menyala untuk tetap berkarya, layaknya bintang yang tetap bersinar terang sekalipun dalam gelapnya malam. (231)