07/05/2026
News

“1000 Kata”, Penanda 11 Tahun Motifora Berkarya

Motifora

MUSIKBALI.COM – Setelah delapan tahun tanpa album, grup musik Motifora akhirnya kembali dengan karya terbaru bertajuk 1000 Kata. Album keempat ini resmi dirilis pada 5 Mei 2026, bertepatan dengan perayaan 11 tahun perjalanan mereka di industri musik. Dirilis dalam format digital, album ini menjadi penanda penting setelah karya terakhir mereka, 2117, yang hadir pada 2018.

Dalam album terbarunya, Motifora tetap mempertahankan ciri khas musikal yang telah melekat, meski menghadirkan eksplorasi pada warna dan tekstur suara. Bagi mereka, perubahan tren adalah hal yang wajar dalam industri musik. Namun, menjaga “benang merah” identitas tetap menjadi prioritas utama. “Kami ingin tetap berkarya tanpa kehilangan jati diri,” demikian semangat yang mereka usung.

Vokalis Motifora, Tunik, menjelaskan bahwa 1000 Kata merupakan kompilasi dari sejumlah single yang telah dirilis sepanjang awal 2025 hingga Mei 2026. Menariknya, album ini juga menghadirkan satu lagu baru yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya, yakni “1000 Kata (Ngalahin Gumi IV)”. Lagu ini menjadi kelanjutan dari seri “Ngalahin Gumi” yang sebelumnya mendapat respons luas dari pendengar.

Keputusan merangkum single menjadi album bukan tanpa alasan. Tunik mengakui bahwa beberapa lagu sebelumnya belum mendapatkan perhatian luas. Karena itu, album ini dihadirkan sebagai “rumah” bagi karya-karya tersebut, agar lebih utuh dan mudah diakses oleh pendengar.

Secara tematik, 1000 Kata menawarkan ragam emosi dan cerita. “Simetris” dan “Teka-Teki”, yang dirilis pada 2025, menggambarkan dinamika relasi dan refleksi kehidupan, dengan sentuhan aransemen dari Gova—gitaris yang dikenal lewat band Pikun. Sementara “Asibak Keneh” mengangkat kisah cinta tanpa restu, dan “Pecundang” menyentuh sisi gelap relasi.

Lagu “Memori” dan “Imajinasi” menghadirkan nuansa kontemplatif—tentang kerinduan masa kecil hingga perasaan yang tak tersampaikan. Di sisi lain, “Abadi” menawarkan romantisme yang lebih lugas, sementara “Mantan” hadir dengan pendekatan yang ringan namun tetap emosional, diperkuat oleh kontribusi gitar dari Aput.

Baca Juga:  Penuh Energi dan Semangat: Vertical Limit Rilis “Langkah Kita”

Melalui 1000 Kata, Tunik menyampaikan Motifora tidak hanya merilis album, tetapi juga berharap dapat merangkum perjalanan, kegelisahan, dan refleksi mereka selama beberapa tahun terakhir. (231)